Rabu, 27 Desember 2017

Akhlak Baik Terhadap Hewan dan Tumbuhan

https://www.youtube.com/watch?v=d7Ugn13ssxo

Bacalah dua teks berikut !
A.    Pentingnya menanam pohon
     Kita mungkin mengeluh dengan cuaca yang panas yang membuat kita tidak bisa berlama-lama di luar. Atau mengeluh pada banjir yang sudah menjadi langganan setiap tahun. Pernahkah kita pikirkan bahwa semua berhubungan dengan keberadaan pohon? Pohon yang mungkin sering menyusahkan kita, karena daunnya yang berserakan. Pohon yang akarnya sering merusak tembok rumah kita. Sehingga kita lebih suka menebangnya. Mungkin kita menyelesaikan masalah kecil ini, tetapi kita malah membuat masalah besar lainnya. Karena ketiadaan pohon menyebabkan iklim menjadi lebih panas dan banjir yang menjadi langganan setiap tahun.
     Maka solusi dari masalah besar, yaitu cuaca panas dan banjir adalah dengan menanam pohon, sekaligus mencegah setiap tangan yang akan menebangnya. Kita harus berkata tidak terhadap penebangan pohon dan mulai menanam pohon. Sudahkah kita menanam pohon ? Ayo kita segera menanam pohon agar memperoleh banyak manfaat, yaitu:
1.      Mengurangi pemanasan global.
               Cuaca yang semakin panas hanya bisa dikurangi dengan menanam pohon. Pohon akan mengurangi emisi karbon, karena jumlah karbon yang meningkat sebagai penyebab terjadinya pemanasan global. Pohon menyerap karbon dan polusi dari udara ini.
2.      Mengurangi banjir.
               Pohon adalah tandon air alami. Dengan menanam pohon akan menambah tandon air alami, sehingga bisa mengurangi air yang melimpah selama musim hujan.
3.      Mengurangi biaya listrik.
               Dengan menanam pohon di lingkungan kita, akan membuat lingkungan menjadi lebih sejuk. Dan membuat angin yang bertiup ke rumah kita menjadi lebih sejuk sehingga akan mengurangi penggunaan AC atau kipas pendingin di rumah kita.
4.      Menurunkan pencemaran lingkungan.
   Pohon berfungsi menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Sehingga keberadaan pohon akan mengurangi polusi dan pencemaran yang ada di lingkungan kita.
5.      Meningkatkan kualitas hidup.
   Pohon menciptakan keindahan, kesejukan dan ketenangan. Dengan demikian pohon dapat meningkatkan kualitas hidup bagi yang tinggal di dekatnya. Banyak rumah sakit menanam pohon di sekitar ruangan rawat inapnya karena akan mempercepat proses pemulihan dan pasien menjadi cepat sembuh.
6.      Membuat anak lebih mudah belajar.
   Di lingkungan sekolah yang pepohonannya rimbun dan hijau memberi ketenangan bagi anak-anak dalam belajar. Sehingga mudah menghafal dan mempermudah proses belajar. Sebaliknya, lingkungan sekolah yang gersang, udara menjadi panas dan membuat anak gerah serta sulit untuk konsentrasi dalam belajar.
B.     Bahayanya pembalakan liar
               Pembalakan liar atau penebangan liar, dalam bahasa Inggris illegal logging adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang merupakan bentuk ancaman dan terjadi disekitar perbatasan yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari penguasa setempat.
   Pembalak Penebangan pohon yang dilakukan secara liar, dapat berakibat buruk terhadap manusia dan kehidupannya. Diantara dampak buruk dari penebangan pohon secara liar:
1.      Apabila hujan, mudah terjadi tanah longsor karena tanah tidak mampu lagi menahan air seluruhnya tanpa bantuan dari akar pohon
2.      Mudah terjadi musim kemarau, karena tidak ada lagi akar pohon yang bisa menyimpan cadangan air sehingga tanah menjadi tandus.
3.      Tejadinya pemanasan global (global warming) yang akan mengakibatkan menipisnya lapisan ozon di bumi kita ini. Hal tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.
4.      Memicu punahnya hewan-hewan yang tinggal di hutan, karena tempat tinggalnya (hutan) habis ditebang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
   Dari dua bacaan di atas, memberikan pelajaran kepada kita. Pada bacaan pertama mendorong kita untuk gemar menanam sehingga dapat memberikan banyak manfaat kepada makhluk lain. Bukankah kita diperintahkan untuk menjadi manusia terbaik, yakni manusia yang dapat memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada pihak lain? Karena itu, mari kita budayakan menanam.
   Pada bacaan kedua, mengingatkan kepada kita jangan sekali-kali melakukan pembalakan liar atau pemotongan pohon-pohonan secara liar. Karena hanya akan mendatangkan bencana untuk kita sendiri.
   Setiap manusia harus berusaha menjadi manusia yang terbaik, karena buahnya akan kita petik sendiri. Manusia yang terbaik adalah manusia disamping harus berakhlak baik terhadap Allah Swt., terhadap sesama manusia juga terhadap binatang dan tumbuh-tumbuhan.
   Binatang, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda di sekitar kita yang tak bernyawa semuanya diciptakan oleh Allah Swt. dan memberikan manfaat kepada manusia. Karena tidak ada sedikitpun ciptaan Allah Swt. yang sia-sia bagi manusia. Firman Allah Swt.
...رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً.. 191
Artinya:
Wahai Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan ini sia-sia...(QS. Al-Imran [3]: 191).
   Karena itu semua yang ada di lingkungan sekitar kita harus diperlakukan secara baik. Sehingga memberikan manfaat yang sangat baik kepada manusia. Karena hakekat dari semua alam semesta ini adalah untuk manusia. Firman Allah Swt.
وَجَعَلْناَ لَكُمء فِيْهَا مَعَايشِْ وَمَنْ لَسْتُمْ لَُ بِرَازِقِيَْ 20
Artinya : Dan Kami menjadikan bagi kalian di dalamnya (bumi) sumber penghidupan, dan (kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya (Q.S. Al Hijr [15]: 20
   Akhlak baik manusia kepada binatang adalah memberi makanan dan minuman sesuai kebutuhan, memberikan lingkungan udara segar, mengobati apabila diserang penyakit dan sejenisnya. Apakah kalian sudah melakukannya? Tentu, sudah kan?
   Sedangkan akhlak baik kepada tumbuh-tumbuhan adalah menyiram dengan air yang cukup, memupuk dan membasmi hama yang menyerangnya, sehingga tumbuh dengan subur dan dapat memberikan buah segar dan manfaat terbaik untuk kebidupan manusia.
   Jangan terjadi sebaliknya, bintang dan tumbuh-tumbuhan yang di perlakukan tanpa akhlak yang baik, akan memberikan dampak buruk terhadap kehidupan manusia.

Sistem Rangka Pada Manusia

https://youtu.be/awomZm9cQrc  

1.      Struktur Kerangka Tubuh Manusia

     Rangka manusia tersusun atas tulang-tulang yang saling berhubungan, dengan jumlah kurang lebih 300 tulang. 

a.   Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sebagai berikut
1.     Tulang Pendek
Contohnya, tulang pangkal tangan, tulang pangkal kaki, ruasruas tulang belakang.
2.     Tulang Pipa
Tulang yang berbentuk panjang dan bulat seperti pipa.  Contohnya tulang lengan  atas, tulang paha, dan tulang betis.
3.    Tulang Pipih
Tulang yang berbentuk pipih dan lebar. Contohnya tulang tempurung kepala, tulang pelipis, tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang dada.

b.  Rangka tubuh manusia dikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu :

1.     Rangka Kepala
Rangka badan terdiri atas :
tulang ubun-ubun, tulang dahi, tulang mata, tulang hidung, tulang pipi, rahang atas, rahang bawah, tulang kepala belakang, tulang baji, tulang pelipis.

2.    Rangka Badan
Rangka badan terdiri atas:
tulang leher, tulang punggung, tulang pinggang, tulang kelangkang, tulang ekor, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang panggung, tulang gelang bahu
3.    Rangka Anggota Gerak
Anggota gerak terdiri atas anggota gerak atas, yaitu tangan (lengan) dan anggota gerak bawah, yaitu kaki.
Rangka lengan terdiri atas tulang lengan atas, hasta, pengumpil, pergelangan tangan, telapak tangan, dan jari tangan.
Rangka kaki dibentuk oleh tulang paha, tempurung lutut, betis, tulang kering, pergelangan kaki, telapak kaki, dan jari kaki.

Selasa, 26 Desember 2017

Materi Qurban

  
https://www.youtube.com/watch?v=HG9GyTUTUow 


 

A.        Pengertian Qurban

 



1.     Qurban secara Bahasa
         Dalam bahasa Arab berarti “Dekat”

2.    Qurban secara Istilah
         Dalam pengertian syar’i Qurban berarti menyembelih hewan qurban yang telah memenuhi syarat tertentu pada hari raya Idul Adha ( tanggal 10-13 Dzulhijjah) dengan niat ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

B.   Sejarah Diisyariatkan Berqurban
                                                                       
          Qurban diisyari’atkan kepada umat islam berawal dari kisah Nabi Ibrahim beserta putranya Nabi Ismail.
           Yang tertulis dalam Surat Ash-Shafat 102-107  yang berbunyi :
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
 102.   Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama ibrahim, ibrahim berkata: "hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ 
103.    Tatkala keduanya telah berserah diri dan ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya
وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ
 104.   Dan kami panggillah dia: "hai ibrahim”,
قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
 105.   Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu", sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبِينُ
106.   Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ
 107.  Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

C.  Hukum Berkurban

1.    Sunnah Muakad bagi seluruh umat Islam
         Artinya, apabila orang yang telah mampu berqurban maka dianjurkan untuk   melaksanakan Qurban karena dalam hadits Rasulullah :
Artinya : “Aku diperintahkan berkurban, dan berqurban itu sunnah bagimu”
          Dan Allah SWT  juga memerintahkan umat islam untuk berqurban dalam surat Al-Kautsar ayat 1-3 yang berbunyi :
2.    Sunnah kifayah bagi 1 keluarga.
          Artinya apabila salah seorang diantara keluarga telah berkurban , maka cukup untuk seluruh anggota keluarganya.
                                                                                    

D.  Waktu penyembelihan hewan Qurban

          Waktu penyembelihan hewan qurban yaitu ketika terbit matahari setelah sholat hari raya Idul Adha  (tanggal 10 Dzulhijjah) sampai terbenamnya matahari (tanggal 13 Dzulhijjah) .

 



E.   Hewan Qurban
                                                                        
1.   Hewan yang dapat dijadikan sebagai hewan qurban:
a.    Kambing à 1 orang
b.    Domba à 1 orang
c.    Unta à 7 orang
d.    Sapi/lembu à 7 orang
2.  Syarat hewan yang dapat dijadikan sebagai hewan Qurban:
 

a.    Sehat / tidak sakit
b.    Tidak cacat
c.    Milik sendiri
d.    Sudah powel (sudah berganti gigi)
e.    Cukup umur
1)   Domba: berumur 1-2 tahun
2)  Kambing: berumur 2-3 tahun
3)  Unta : berumur 5-6 tahun
4)  Sapi / lembu : berumur 2-3 tahun

3.  Hewan yang tidak dapat dijadikan sebagai hewan qurban :
(Sapi belum berumur 2 tahun)
a.    Binatang yang matanya rusak sebelah
b.    Binatang yang pincang
c.    Binatang yang sakit
d.    Binatang yang kurus
e.    Binatang yang belum cukup umur
f.     Binatang yang tidak ada tanduknya
g.    Binatang yang putus telinga dan ekornya.

F.   Orang yang Berqurban

          Sunah yang  dapat dilakukan orang yang berqurban:
  1. Menyembelih sendiri hewan qurbannya dan jika ia mewakilkan menyembelihnya, maka disunnatkan ia hadir ketika menyembelihnya
  2. Tidak memotong kuku dan rambut sampai hewan yang diqurbankan itu disembelih
  3. Memegang hewan qurbannya sebelum disembelih.
  4. Mendapat 1/3 daging dan disedekahkan 2/3  daging hewan yang di qurbankannya. Lebih utama disedekahkan seluruh qurbannya.


G.  Tata cara penyembelihan daging Qurban

1.   Meletakkan hewan qurban dengan mengatur posisi hewan dan orang yang menyembelih menghadap kiblat. Sehingga :
Posisi kepala hewan, disebelah               Selatan
Posisi ekor hewan, disebelah                Utara
Posisi kaki hewan, disebelah                 Barat

2.  Membaca niat (doa)
3.  Menyembelih hewan qurban pada bagian leher bagian atas (tidak terlalu ke pangkal) sehingga 3 bagian tenggorokan yaitu jalan napas, jalan makanan, pembuluh darah samping kanan dan kiri atau jalan darah terputus dengan menggunakan pisau yang lebar dan tajam.


H. Orang yang menerima daging Qurban
         Orang yang berhak mendapatkan daging qurban adalah semua orang islam baik kaya atau miskin.Tetapi lebih utama di berikan kepada fakir miskin

I. Hikmah Berqurban

1. Bagi orang yang berqurban:
a.    Menambah kecintaan, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
b.    Sebagai wujud syukur kepada Allah atas segala limpahan karunia-Nya
c.    Sebagai ibadah sosial dengan menyantuni kaum yang lemah.
2. Bagi orang yang menerima daging qurban:
a.    Menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
b.    Menambah rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT
3. Bagi kepentingan umum:
a.    Memperkokoh tali persaudaraan
b.    Menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran beragama

ü  Rangkuman :
1.   Qurban adalah menyembelih hewan qurban yang telah memenuhi syarat tertentu pada hari raya Idul Adha ( tanggal 10-13 Dzulhijjah) dengan niat ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2.  Qurban diisyari’atkan kepada umat islam berawal dari kisah Nabi Ibrahim beserta putranya Nabi Ismail (Surat Ash-Shafat 102-107)
3.  Hukum berkurban
a.  Sunnah Muakad bagi seluruh umat Islam
b.  Sunnah kifayah bagi 1 keluarga
4.    Waktu penyembelihan hewan qurban yaitu ketika terbit matahari setelah sholat hari raya Idul Adha  (tanggal 10 Dzulhijjah) sampai terbenamnya matahari (tanggal 13 Dzulhijjah) .
5.    Hewan Qurban
a.  Hewan yang dapat dijadikan sebagai hewan qurban:
        Kambingà 1 orang , Domba à 1 orang , Unta à 7 orang , dan Sapi/Lembu à 7 orang
b.  Syarat hewan yang dapat dijadikan sebagai hewan qurban:
      Sehat / tidak sakit, tidak cacat, milik sendiri , sudah powel (sudah berganti gigi), dan cukup umur
6.    Sunah yang  dapat dilakukan orang yang berqurban:
a.    Menyembelih sendiri hewan qurbannya dan jika ia mewakilkan menyembelihnya, maka disunnatkan ia hadir ketika menyembelihnya
b.    Tidak memotong kuku dan rambut.
c.    Memegang hewan qurbannya sebelum disembelih.
d.    Mendapat 1/3 daging dan disedekahkan 2/3  daging hewan yang di qurbankannya. Lebih utama disedekahkan seluruh qurbannya.
7.    Tata cara penyembelihan daging qurban
a.  Meletakkan hewan qurban dengan mengatur posisi hewan dan orang yang menyembelih menghadap kiblat.
b.    Membaca niat (doa)
c.     Menyembelih hewan qurban pada bagian leher bagian atas (tidak terlalu ke pangkal)
8.    Orang yang berhak mendapatkan daging qurban adalah semua orang, tetapi lebih utama di berikan kepada fakir miskin
9.    Hikmah berkurban:
a.   Bagi orang yang berqurban:
1)    Menambah kecintaan, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
2)   Sebagai wujud syukur kepada Allah atas segala limpahan karunia-Nya
3)   Sebagai ibadah sosial dengan menyantuni kaum yang lemah.
b.   Bagi orang yang menerima daging qurban:
1)    Menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
2)   Menambah rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT
c.    Bagi kepentingan umum
1)    Memperkokoh tali persaudaraan
2)   Menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran beragama