Pembelajaran
ini akan difokuskan pada perubahan yang terjadi di Alam melalui pemahaman batuan, pelapukan dan
jenis-jenis tanah. Perubahan Alam merupakan hasil kerja sama yang baik antara
macam-macam batuan, pelapukan, dan jenis-jenis tanah. Untuk memahami lebih
mendalam tentang Perubahan yang terjadi di alam, dalam unit ini siswa-siswi
akan diajak untuk memahami: macam-macam
batuan, macam-macam pelapukan, dan jenis-jenis tanah.
Pembelajaran
diawali dengan siswa mencari tahu sendiri tentang macam-macam batuan melalui
kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, menalar. Kemudian siswa diberi
kesempatan mengkomunikasikan hasil pekerjaannya dengan menampilkan, mempresentasikan
lembar kerja yang diberikn guru, sejalan dengan bimbingan guru. Pembelajaran
dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode pembelajaran yang
mengasyikan dan menyenangkan dengan menggunakan dan menghitung alokasi waktu
dua kali tatap muka.
Dengan membahas hal-hal
ini diharapkan siswa akan menyadari dan mengetahui segala perubahan yang
terjadi di alam serta mempraktekkan sikap dalam memelihara Bumi kedalam
kehidupan sehari-hari. Pada akhir pembelajaran, siswa diminta mengerjakan tugas
sesuai dengan soal latihan untuk dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
https://www.youtube.com/watch?v=bZLsz2XF7Yg
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Identitas
Sekolah
Satuan
Pendidikan : MI Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang
Mata Pelajaran
: IPA
Kelas /
Semester : V/ Genap
Materi Pokok :
Proses Pembentukan Tanah
Alokasi Waktu :
2 X 35 menit
A.
Standar
Kompetensi
7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya
dengan penggunaan sumber daya alam.
B.
Kompetensi
Dasar dan Indikator
No.
|
Kompetensi
Dasar
|
Indikator
|
1.
|
7.1.1
Siswa dapat menerima bahwa proses
pembentukan tanah karena pelapukan batuan sebagai anugerah dan pemberian dari
Tuhan Yang Maha Esa.
|
|
2.
|
7.2.1 Siswa dapat meningkatkan rasa ingin tahu,
disiplin, tanggung jawab, dan kerja
sama dengan teman.
|
|
3.
|
7.3 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan.
|
7.3.1 Siswa dapat menjelaskan proses pembentukan
tanah karena pelapukan batuan.
|
7.3.2 Siswa dapat membuktikan proses pembentukan
tanah karena pelapukan batuan.
|
C.
Tujuan
Pembelajaran
1.
Setelah mendapatkan materi proses
pembentukan tanah, siswa dapat menerima bahwa proses pembentukan tanah karena
pelapukan batuan sebagai anugerah dan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa dengan
baik.
2.
Dengan melakukan praktikum, siswa
dapat meningkatkan rasa ingin tahu, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama
dengan baik.
3.
Dengan membaca cerita tentang
fenomena pelapukan batuan, siswa dapat menjelaskan proses pembentukan tanah
karena pelapukan batuan dengan sistematis dan percaya diri.
4.
Dengan melakukan praktikum, siswa
dapat membuktikan proses pembentukan tanah karena pelapukan batuan dengan empat
cara.
D.
Materi
Pembelajaran
1. Jenis-jenis batuan :
a. Batu Beku
b. Batu Sedimen (Endapan)
c. Batu Metamorf (Malihan)
2. Jenis-jenis tanah :
a. Tanah Berpasir
b. Tanah Berhumus
c. Tanah Liat
d. Tanah Berkapur
e. Tanah Lempung
3. Macam-macam pelapukan :
a. Pelapukan Fisika
b. Pelapukan Kimiawi
c. Pelapukan Biologi
E. Metode Pembelajaran
1. Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)
2. Metode Pembelajaran : Ceramah, ilustrasi, tanya jawab, diskusi,
demonstrasi, dan
presentasi.
3. Strategi Pembelajaran :
Information Search (Mencari Informasi)
4. Pendekatan :
Scientific (Mengamati, Menanya, Mengeksplorasi, Menalar dan Mengkomunikasikan)
F. Media, Alat, dan Sumber
Pembelajaran
1. Media Pembelajaran :
a.
Gambar kenampakan perubahan bumi,
b.
Gambar jenis-jenis tanah dan
batuan,
c.
Video fenomena proses pembentukan
tanah karena pelapukan batuan,
d.
Power Point (PPT),
e.
Batu,
f.
Tanah,
2. Alat Pembelajaran :
a.
Kertas HVS dan alat tulis.
b.
Papan tulis dan spidol.
c.
Laptop.
d.
LCD dan proyektor.
e.
Lilin, korek api, air dingin, air
biasa, garam, palu, baskom, gelas aqua, sendok, pinset. (Lembar Kerja 2)
f.
Botol aqua ukuran 500 ml, air
secukupnya (Lembar Kerja 3)
g.
4 buah gelas aqua, air secukupnya
(Lembar Kerja 4)
3. Sumber Pembelajaran :
a. Buku Ilmu Pengetahuan Alam 5 Untuk Kelas 5 SD/MI
(Susilowati,Endang;Wiyanto.2010.Ilmu Pengetahuan Alam 5
Untuk Kelas 5 SD/MI.Jakarta:CV Mitra Media Pustaka)
b. Bahan Ajar IPA
Kelas V MI materi Proses Pembentukan Tanah
c. Lembar Kerja Siswa
materi proses pembentukan tanah.
G.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Sintaks/ Fase/Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
Orientasi
peserta didik pada masalah
|
Kegiatan
Pendahuluan :
1.
Siswa menjawab salam dari guru dan siswa dipimpin
ketua kelas untuk berdoa bersama.
2.
Siswa mengacungkan tangan untuk absen
kehadiran.
3.
Siswa diajak ice breaking dengan
tepuk semangat
untuk memotivasi siswa dan menyanyikan lagu yang relevan dengan materi.
4.
Guru menunjukkan gambar
kenampakan perubahan bumi dan siswa diminta membayangkan penyebab proses
perubahan bumi serta siswa diberi kesempatan bertanya jawab dengan guru.
5.
Guru menunjukkan sebuah batu dan
bertanya “Dimana kalian menemukan ini?”, siswa diberi kesempatan bertanya
jawab dengan guru dan guru memberi penjelasan bahwa batuan terbentuk karena
beberapa peristiwa alam.
6.
Guru menunjukkan sebuah tanah dan
bertanya “Dimana kalian menemukan ini?”, siswa diberi kesempatan bertanya
jawab dengan guru dan guru memberi penjelasan bahwa salah satu proses
terbentuknya tanah karena pelapukan
batuan.
7.
Guru membacakan ayat Al – Qur’an
yang berkaitan dengan proses pembentukan tanah (batuan dan tanah) untuk
meningkatkan minat dan motivasi mempelajari hal itu.
8.
Guru menjelaskan materi yang akan
dipelajari dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (meliputi kompetensi dasar dan indikator), serta kegiatan
yang dilakukan hari ini tentang
materi proses pembentukan tanah.
9.
Setiap siswa diminta untuk
membaca cerita tentang fenomena
pelapukan batuan menjadi tanah pada Lembar Kerja Siswa I.
10. Guru menanyakan bagaimana proses pembentukan tanah bedasarkan
cerita fenomena pelapukan batuan
kepada siswa.
11. Siswa menjawab pertanyaan guru dan siswa lainnya menanggapi jawaban tersebut dengan bantuan
arahan dari guru.
|
20 menit
|
Mengorganisasikan
peserta didik untuk belajar
|
Kegiatan Inti
:
1.
Guru membentuk satu kelas menjadi
4 (empat) kelompok dengan berhitung.
|
35 Menit
|
Membimbing penyelidikan
individu dan kelompok
|
2.
Setiap kelompok mendapat Lembar
Kerja 2 (membuktikan proses pembentukan tanah karena pelapukan batuan dengan
berbagai cara) yang nantinya akan diselesaikan bersama kelompoknya
masing-masing. (Mengamati)
3.
Guru mengarahkan dengan
mendampingi setiap kelompok untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa 2.(Menanya)
4.
Siswa mendiskusikan jawaban dari Lembar
Kerja 2 dengan melakukan kegiatan praktikum untuk membuktikan proses
pembentukan tanah dari pelapukan batuan secara berkelompok. (Mengeksplorasi)
|
|
Mengembangkan
dan menyajikan hasil karya
|
5.
Siswa menuliskan hasil praktikum secara berkelompok sesuai
Lembar Kerja 2 secara sistematis dan objektif. (Menalar).
6.
Setiap kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasil praktikum di depan kelas, kemudian guru bersama kelompok
lainnya menanggapi hasil diskusi tersebut .(Mengkomunikasikan)
|
|
Menganalisis
dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
|
Kegiatan Penutup
:
1.
Siswa menerima penguatan tentang
materi yang sudah dipresentasikan dengan bertanya jawab.
2.
Siswa dan guru menyimpulkan tentang
hal-hal penting yang telah dipelajari.
|
10 menit
|
Kegiatan Tindak Lanjut
1.
Siswa menerima lembar kerja 3 dan
4 yang telah dipelajari dan akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
2.
Siswa berdoa bersama setelah
pelajaran selesai.
|
5 menit
|

Lembar Kerja
Siswa 1
Berupa daftar pertanyaan mengenai
fenomena pelapukan batuan menjadi tanah :
1.
Apa
yang menyebabkan batu mengalami pelapukan menjadi tanah ?
2.
Bagaimana
proses pembentukan tanah karena pelapukan batuan bedasarkan fenomena tersebut ?
3.
Bedasarkan
fenomena pelapukan batuan, termasuk jenis pelapukan apakah yang menyebabkan
batu menjadi tanah?
Lembar kerja
siswa 2
Bumi
yang kamu tempati ini selalu berubah, tetapi proses perubahannya tidak dapat
dirasakan. Pernahkah kamu membayangkan peristiwa alam yang ditimbulkan akibat
proses perubahan bumi? Apa saja kegiatan manusia yang dapat memengaruhi bumi?
Apa sajakah lapisan-lapisan penyusun bumi? Bagaimanakah proses pembentukan daur
air di bumi berlangsung? Untuk dapat memahami semua proses tersebut, marilah
simak uraian
berikut ini, agar
kelak pemahaman itu berguna untuk menjaga sumber daya alam dengan lebih
bijaksana!
A. Proses
Pembentukan Tanah
Pernahkah kamu melihat batu?
Bagaimana warna, bentuk, dan kepadatannya? Batu ada yang
berwarna abu-abu, putih, hitam, cokelat, merah, dan lain-lain. Bentuknya
pun bermacam-macam, ada yang berbentuk bulat, panjang, atau lonjong, dan
ada pula yang tidak beraturan.
Sedangkan untuk kepadatannya ada
yang lunak, keras, dan ada yang keras sekali. Sebenarnya apakah batuan itu?
Agar kamu memahaminya, pelajari uraian berikut ini!
1. Batuan
Menurut proses pembentukannya,
batuan dapat digolongkan atas tiga golongan, yaitu: batuan beku, batuan
sedimen, batuan metamorf.
a. Batuan Beku
Batuan beku terbentuk
dari magma yang membeku. Batuan yang sudah ada di alam ini dapat berubah akibat
pengaruh perubahan suhu dan pelapukan. Yang termasuk batuan beku, antara lain
batu granit, batu basal, batu obsidian, dan batu apung.
No.
|
Jenis
Batuan
|
Ciri
Utama
|
Cara
Terbentuk
|
1
|
Apung
![]()
Sumber: Geology.com
|
Warna
keabu-abuan, berpori-pori, bergelembung,
ringan,
terapung
dalam
air
|
Dari
pendinginan magma yang bergelembung-
gelembung
gas.
|
2
|
Obsidian
![]()
Sumber: Geology.com
|
Hitam,
seperti kaca, tidak ada kristal-kristal.
|
Terbentuk
dari lava permukaan yang mendingin
dengan
cepat.
|
3
|
Granit
![]()
Sumber: Geology.com
|
Terdiri
atas kristal-kristal kasar, warna putih sampai abu-abu, kadang-kadang
jingga.
|
Dari
pendinginan magma yang terjadi dengan lambat di bawah permukan
bumi.
|
4
|
Basal
![]()
Sumber: Geology.com
|
Terdiri
atas kristal kristal berwarna hijau keabu abuan dan berlubang lubang
|
Dari
pendinginan lava yang mengandung gelembung gas, tetapi Gasnya telah menguap.
|
b. Batuan Sedimen
atau Batuan Endapan
Batuan endapan atau batuan sedimen
merupakan batuan yang terjadi karena pelapukan dari batuan yang sudah ada. Yang
termasuk batuan sedimen (endapan), antara lain batuan konglomerat, batuan
breksi, batu pasir, batu serpih, dan batu kapur atau batu gamping.
No.
|
Jenis
Batuan
|
Ciri
Utama
|
Cara
Terbentuknya
|
1.
|
Konglomerat
![]()
Sumber: Geology.com
|
Material
kerikil-kerikil bulat, batu-batu dan pasir yang merekat serta sama lainnya.
|
Dari
bahan-bahan yang lepas-lepas yang terpadatkan dan terikat karena gaya
beratnya.
|
2.
|
Pasir
![]()
Sumber: Geology.com
|
Jelas
terlihat, tersusun atas butir-butir pasir, warna abu-abu, kuning, merah
|
Dari
bahan-bahan yang lepas-lepas yang terpadatkan dan terikat karena gaya
beratnya.
|
3.
|
Serpih
![]()
Sumber: Geology.com
|
Lunak,
baunya seperti tanah liat, butir-butir batuan halus, warna hijau, hitam,
kuning, merah, abu-abu.
|
Dari
bahan-bahan yang
lepas-lepas
dan halus
yang
terpadatkan dan
terikat
karena gaya
beratnya.
|
4.
|
Gamping
![]()
Sumber: Geology.com
|
Agak
lunak, warna putih
keabu-abuan,
membentuk
gas
karbon dioksida
kalau
ditetesi asam.
|
Dari
cangkang binatang lunak seperti siput, kerang, dan binatang laut yang telah
mati. Rangkanya yang terbuat dari kapur tidak musnah, tetapi memadat
membentuk batu kapur.
|
5.
|
Breksi
![]()
Sumber: Geology.com
|
Gabungan
pecahan pecahan
yang
berasal dari letusan gunung berapi.
|
Terbentuk
karena bahan- bahan ini terlempar tinggi ke udara dan mengendap di suatu
tempat.
|
c. Batuan
Metamorf atau Batuan Malihan
Di lingkunganmu sehari-hari,
pernahkah kamu melihat meja, patung, lantai atau hiasan lain yang terbuat dari
marmer? Apakah pernah terpikir olehmu bahwa marmer juga termasuk batuan? Batu
marmer berasal dari batu kapur yang mengalami perubahan
bentuk. Perubahan
bentuk batu marmer disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain karena suhu dan
tekanan yang sangat tinggi, pengaruh air, dan perubahan kimia yang terjadi di
dalam kerak bumi. Batuan yang mengalami perubahan bentuk disebut batuan
metamorf. Yang termasuk batuan metamorf antara lain batu marmer (pualam),
batu tulis, batu sabak, batu kuarsa, dan batu genes. Marilah perhatikan
tabel di bawah ini!
No.
|
Jenis
Batuan
|
Ciri
Utama
|
Cara
Terbentuknya
|
1
|
Pualam
![]()
Sumber: Geology.com
|
Campuran
warna yang
berbeda-beda,
dapat
mempunyai
pita-pita
warna,
kristal-kristalnya
sedang
sampai kasar, jika
ditetesi
asam mengeluarbatu
pualam
kan bunyi mendesis.
|
Terbentuk
jika batu
kapur
mengalami perubahan
suhu
dan tekanan
tinggi.
|
2
|
Sabak
![]()
Sumber: Geology.com
|
Abu-abu
kehijau-hijauan
dan
hitam, dapat dibelah belah menjadi lempeng lempeng tipis.
|
Terbentuk
jika batu
serpih
mengalami perubahan
suhu
dan tekanan
tinggi.
|
2. Pelapukan
Batuan Membentuk Tanah
Tanah sangat penting, karena tanah
memberikan kehidupan pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanah juga merupakan
tempat kita berpijak, maka kamu wajib memelihara kesuburan dan kelestariannya. Pernahkah
terpikir olehmu dari apakah tanah terbentuk? Tanah terbentuk dari batuan
yang telah lapuk dan hancur. Pelapukan batuan disebabkan oleh perubahan suhu
dan kegiatan alam lain. Macam-macam pelapukan ada tiga, yaitu: pelapukan
fisika, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi.
a. Pelapukan Fisika

Sumber:
Geology.com
Pelapukan
fisika dapat disebabkan oleh perubahan suhu. Suhu yang turun naik secara berulang-ulang
akan mengembangkan dan mengerutkan batuan yang ada. Akibatnya batuan akan
terkikis atau pecah berkepingkeping. Pelapukan fisika juga dapat terjadi karena
terpaan angin dan hujan, serta tarikan gaya gravitasi. Hal ini dapat
mengakibatkan perubahan muka
bumi yang disebabkan
adanya erosi.
b. Pelapukan Kimiawi

Sumber:
Geology.com
Batu
kapur akan hancur apabila disiram air, sehingga air yang mengalir melalui
batuan mengandung banyak bahan kimia. Bahan kimia inilah yang menyebabkan
hancurnya batuan yang dilalui air. Nah, pelapukan yang disebabkan oleh zat
kimia dinamakan pelapukan kimia.
c. Pelapukan
Biologi

Sumber:
Geology.com
Di
sekitarmu tentu banyak dijumpai batuan yang ditumbuhi lumut. Lumut termasuk
tumbuhan perintis karena lumut merupakan jenis tumbuhan yang pertama kali mampu
hidup di atas batuan sebelum tumbuhan lain ada. Karena itu lama-kelamaan batuan
yang ditumbuhi lumut akan hancur menjadi tanah. Pelapukan batuan yang
disebabkan oleh makhluk hidup disebut pelapukan biologi.
B. Jenis-Jenis Tanah
Ambillah
segenggam tanah yang ada di kebun sekolahmu! Di sana sering kamu jumpai
berbagai benda tercampur dengan tanah itu, di antaranya batu kerikil, sampah
yang sudah membusuk, binatang yang sudah mati, dan lain-lain
Dari
satu tempat ke tempat lain, jenis-jenis tanahnya dapat berbeda. Hal ini terjadi
karena jenis batuan tempat tanah itu berasal juga berbeda. Beberapa jenis tanah
di antaranya:
1. Tanah Berpasir

Sumber:
Geology.com
Tanah
berpasir sedikit mengandung bahan organik, sehingga tanah ini tidak begitu
subur dan mudah dilalui air.
2. Tanah Berhumus

Sumber:
Geology.com
Tanah
humus berwarna gelap dan banyak mengandung humus. Tanah berhumus paling subur
dibanding tanah jenis lain dan dapat menahan air. Humus berasal dari sisa
tumbuhan.
3. Tanah Liat
Tanah
liat sulit dilalui air. Jika basah, tanah ini sangat lengket dan elastis.
Sehingga tanah liat banyak dijadikan bahan dasar pembuatan keramik. Tanah liat
termasuk jenis tanah yang
berat.
4. Tanah Berkapur

Sumber:
Geology.com
Tanah
berkapur sangat mudah dilalui air. Tanah berkapur mengandung bebatuan dan
sedikit sekali humusnya.
·











Tidak ada komentar:
Posting Komentar